Jakarta, 11 Juni 2026 — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat komitmen keberlanjutan lingkungan melalui dukungan terhadap pemulihan ekosistem pesisir di Kampung Nelayan, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Wilayah pesisir yang berbatasan langsung dengan Laut Jawa dan menjadi muara Sungai Citarum tersebut kerap menghadapi tekanan lingkungan, mulai dari banjir rob, abrasi, hingga keterbatasan akses air bersih pasca banjir.
Dalam momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pelindo berkolaborasi dengan Bukalapak dan PT Visi Jaya Indonesia (VJI) dalam program Akar Kebaikan Vol. 4 melalui penanaman ratusan bibit mangrove di area kritis pesisir Muara Gembong, Selasa (9/6/2026). Program ini turut didukung oleh Yayasan Benih Baik Indonesia serta melibatkan karyawan dari ketiga instansi.
Penanaman mangrove tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat ketahanan kawasan pesisir. Mangrove memiliki fungsi penting sebagai pelindung alami dari abrasi dan banjir rob, habitat bagi biota pesisir, serta penyerap karbon. Penanaman bibit mangrove di kawasan tersebut diperkirakan berpotensi menyerap sekitar 7,5 ton karbon per tahun.
Group Head Keberlanjutan Korporasi, Usman Sahroni, mengatakan bahwa keterlibatan Pelindo dalam program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat pesisir.
“Keberlanjutan tidak hanya terkait dengan operasional pelabuhan, tetapi juga dengan bagaimana perusahaan dapat berkontribusi bagi lingkungan dan masyarakat di sekitarnya. Kolaborasi strategis Bukalapak, VJI, dan Pelindo diharapkan dapat memperluas jangkauan dampak positif dari program Akar Kebaikan,” ujar Usman.
Menurut Usman, pelestarian kawasan pesisir memerlukan kerja bersama lintas sektor. Karena itu, kolaborasi antara dunia usaha, komunitas, dan masyarakat menjadi penting agar program lingkungan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat memberi dampak nyata dan berkelanjutan.
“Restorasi pesisir membutuhkan konsistensi. Penanaman mangrove ini merupakan langkah kecil yang perlu terus dijaga, dirawat, dan diperluas dampaknya. Pelindo akan terus mendukung inisiatif yang sejalan dengan semangat Pelindo Peduli, khususnya program yang menyentuh aspek lingkungan dan kebutuhan dasar masyarakat,” tambahnya.
Direktur Bukalapak, Victor Putra Lesmana, menyampaikan bahwa program Akar Kebaikan Vol. 4 menjadi bentuk kesinambungan komitmen Bukalapak bersama para mitra dalam mendukung pelestarian lingkungan.
“Melalui penanaman bibit pohon mangrove di Muara Gembong yang sudah berjalan sejak beberapa tahun lalu, diharapkan dapat merestorasi pesisir yang terdampak abrasi dan manfaatnya dapat dirasakan oleh warga sekitar secara berkelanjutan,” ujar Victor.
Selain penanaman mangrove, program Akar Kebaikan Vol. 4 juga mencakup pembangunan sumur bor sedalam 130 meter untuk membantu ratusan keluarga yang mengalami keterbatasan akses air bersih pasca banjir. Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung pemulihan kebutuhan dasar masyarakat setempat.
Bukalapak bersama para mitra juga menyalurkan bantuan ratusan unit pakaian bagi keluarga nelayan di Muara Gembong. Rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap pemulihan sosial dan ekologis masyarakat pesisir yang terdampak tekanan lingkungan.
Melalui kolaborasi ini, Pelindo menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program keberlanjutan yang berdampak langsung bagi masyarakat dan lingkungan. Upaya pemulihan ekosistem pesisir di Muara Gembong diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat pesisir.