PELABUHAN BELAWAN

Cikal bakal Pelabuhan Belawan adalah  Labuhan Deli. Dulu Labuhan Deli merupakan pusat pemerintahan Kerajaan Deli yang kesohor di kawasan Sumatera Timur. Bandarnya berada di tepi Sungai Deli. Di sebelah utara mengalir Sungai Belawan. Menurut sejarah, Labuhan Deli adalah bekas Kota Cina, ibukota Kerajaan Haru yang dihancurkan Kerajaan Majapahit pada abad ke-14. Labuhan Deli sempat menjadi bandar, pusat pemerintahan, bahkan kota dagang yang ramai.

Pada tahun 1915 pelabuhan Labuhan Deli di pindahkan ke Belawan yang terletak di tepi Sungai Belawan, karena Sungai Deli kian dangkal dan menghambat kapal masuk ke pelabuhan. Pelabuhan Belawan Lama ini memiliki dermaga sepanjang 602 meter dan lembar 9-20 meter, dan dipergunakan untuk sandar berbagai jenis kapal, baik kapal kargo maupun kapal penumpang.

Ketika Pelabuhan Belawan kian sibuk, Pemerintah membangun dermaga di Ujung Baru dengan panjang 1.659,75 meter dan lebar 14-20 meter dan dermaga Citra dengan panjang 625 meter dan lebar 14 meter. Awal tahun 1980 pemerintah mulai membangun terminal petikemas di Gabion Belawan yang akhirnya beroperasi sejak 10 Februari 1985. Kegiatan bongkar muat petikemas dilakukan dengan menggunakan crane kapal.